Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

thumbnail
Hal yang perlu diluruskan ketika puasa
11 hal yang perlu diluruskan ketika puasa.

Bulan Ramadhan telah tiba, umat islam diseluruh dunia bergembira dan berlomba-lomba untuk memperbanyak ibadah, namun banyak hal yang perlu diluruskan terkait kebiasaan yang dilakukan ketika bulan ramadhan, khususnya di Indonesia berikut adalah 11 hal yang perlu diluruskan ketika puasa.

  • Tradisi Padusan (Mandi-mandi)

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

Menjelang bulan suci ramadahan kaum muslimin di Indonesia mengikuti ritual padusan, mereka anggap itu untuk mensucikan jiwa dan raga, agar tebebas dari segala dosa, ini adalah budaya yang yang tidak sesuai dengan ajaran islam, islam tidak pernah mengajarkan menghapus dosa dengan cara padusan (Mandi-mandi).

  • Ziarah Kubur (Nyekar)

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa


Ziarah kubur merupakan amal mulia dalam islam, karena ziarah kubur bisa mengingatkan orang akan kematian. Islam memberikan kelonggaran untuk melakukan zirah kubur diwaktu kapanpun, karena itu, kita tidak boleh membatasinya hanya ketika menyelang bulan suci ramadhan.

  • Teriak Sahur-Sahur

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa


Banyak daerah memiliki cara berbeda untuk menunjukan waktu sahur , ada yang memukul-mukul tiang listrik, kentongan, teriak-teriak sambil membawa rebana dan lain-lain. Padahal islam memiliki cara sendiri untuk menunjukan waktu sahur, yaitu azan awal sebelum subuh. Lebih baik kita melakukan sunnah daripada melakukan tindakan yang mengganggu masyarakat.

  • Waktu Imsak

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

Sebagian kaum muslimin beranggapan bahwa batas waktu makan dan minum adalah imsak, yang benar justru sebaliknya. Sekitar 10 Menit sebelum subuh, adalah waktu terbaik untuk makan sahur. Amar bin Mainun menceritakan
“Dahulu para sahabat nabi Muhammad SAW adalah orang-orang yang paling segera berbuka dan paling telat sahur” (HR Baihaqi)

  • Niat Puasa

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

Sahabatku, niat letaknya dihati bukan dilisan, karena inti niat adalah keinginan untuk melaksanakan suatu amalan, bila suatu orang sudah ada suatu keinginan, berarti dia sudah berniat, Rasulullah SAW tidak pernah mencontohkanya (Mengeraskan membaca niat puasa).

  • Sikat Gigi Ketika Puasa

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

Sikat gigi ketika puasa hukumnya dibolehkan, hanya saja perlu waspada ketika mengunakan pasta gigi, jangan sampai ada bagian yang tertelan, Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk menjaga kebersihan mulut, mendekatkan ridho Alla SWT.

"Siwak itu membersihkan mulut mendekatkan kepada ridho Allah." (HR Ahmad) 


  • Muntah ketika puasa

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

Sahabatku, muntah tanpa disengaja tidak membatalkan puasa. Sedangkan muntak dengan sengaja puasanya batal, jika kita merasa perutnya mual dan akan keluar sesuatu, maka jangan memaksakan diri untuk memuntahkanya, Rasulullah SAW bersabda

“Siapa yang tidak sengaja muntah tidak wajib qodho dan siapa yang sengaja muntah wajib qodho (Puasanya batal).” (HR Turmuzi)

  • Mencicipi masakan

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

Sahabatku, mencicipi masakan ketika sedang berpuasa selama tidak tertelan hukumnya boleh, ibnu Abas pernah mengatakan

 “ Tidak mengapa mencicipi cuka atau makanan lainya  selama tidak masuk kekerongkongan” 
(HR Bukhari) 


  • Tidur berpahala

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

Apakah tidurnya orang berpuasa itu berpahala? Pertanyaan ini berasal dari hadits menyatakan

“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih do’anya adalah mustajab, dan pahala amalanya pun akan dilipat gandakan” 

Namun hadits ini statusnya palsu ada prawi yang bergelar pendusta.


  • Donor darah dan bekam


Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

Donor darah dan bekam ketika puasa. Mengelurkan darah tidak membatalkan puasa dalilnya

“Nabi salallohu ‘alaihi wasalam memberi keringanan untuk bekam ketika puasa, hanya saja jika ini dikhawatirkan menyebabkan lemas maka tidak diperbolehkan”

Sahabat Anas bin Malik pernah ditanya

 “Apakah kalian membenci bekam bagi orang yang berpuasa? Anas mengatakan tidak kecuali jika bisa menyebabkan lemas.” (HR Bukhari)

Sahabatku bagi yang bekam dan donor darah disarankan untuk dilakukan malam hari atau mendekati waktu berbuka.

  • Kesalahan do'a berbuka

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa

Bagi masyarakat Indonesia berbuka puasa dengan membaca “Allahuma lakasumtu wabika amantu wa’ala rizqika afthortu birohmatika yaa arkhamorrokhimin”
Do’a tersebut dinilai dhoif oleh sebagian ulama do’a shahih yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagaimana diriwayatkan oleh ibnu Umar lafad do’anya adalah

doa berbuka puasa yang sahih

"Dzahabadh zhoma'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru in sya Allah"

Dan ini dilakukan setelah selesai berbuka, akan tetapi sebelum berbuka harus mengucapkan Bismillah.

Demikianlah 11 hal yang perlu diluruskan ketika puasa, dan masih banyak hal-hal lainya. semoga Allah SWT memudahkan kita untuk meraih banyak pahala selama menjalankan ibadah puasa

"Jangan lupa baca juga tatacara berbuka puasa sesuai tuntunan Rosulullah SAW"

Semoga artikel ini bermanfaat
Dikutip dari “ Youtube/moslemchannel”

Apabila ada kesalahan dalam penulisan mohon saran dan komentarnya.

Hal yang perlu diluruskan ketika puasa



Doa buka puasa

thumbnail
Doa buka puasa
Doa buka puasa

Perkenankan kami berbagi, sebelum berbuka puasa, alangkah baiknya kita mengetahui adab berbuka puasa yang telah di contohkan oleh Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam,

Langit berangsur mulai gelap, matahari pun dengan anggun meneggelamkan dirinya, pada saat itulah kebahagiaan orang berpuasa mulai terpancar. Rosulullah SAW bersabda :

dalil dua kebahagiaan orang berpuasa

"Orang yang berpuasa mempunyai dua kebahagiaan; Kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan Rabb-nya karena puasa yang dilakukanya." 
(HR.Bukhari & Nasai) 

agar kebahagiaan itu semakin berarti saatnya kita melengkapinya dengan berbagai cara yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

1. Bersegera Untuk Berbuka.

Menyegerakan berbuka bukalah masalah yang sederhana ada banyak dalil yang memberikan penekanan kepada umatnya untuk menyegerakan berbuka diantaranya.

Allah Menetapkan dalam setiap ibadah yang diwajibkan dalam ibadah. Dalam Ibadah puasa, Allah SWT menetapkan batas waktunya antara terbit fajar hingga tengelamnya matahari, Allah berfirman :

dalil waktu berpuasa

"Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu terbit fajar. Kemudian Sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam." 
(QS.al-baqarah: 187)

oleh karena itu, menyegerakan berbuka hakikatnya adalah memenuhi batasan yang Allah berikan dalam beribadah, dan Allah mencintai orang yang memenuhi batasan yang telah Allah tetapkan.

dalil menaati batasan allah dalam beribadah

"Itu adalah ketentuan dan batasan Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukanya kedalam surga yang mengalir  didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal didalamnya." 
(QS: an-Nisa: 13)

Rasulullah SAW menjanjikan kepada umatnya akan selalu mendapatkan kenikmatan selama mereka menyagerakan berbuka.

dalil menyegerakan berbuka


" Umat islam senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka. " (Muttafaqun'alaih)

Kaum muslimin, mendapatkan kebaikan ketika mereka menyegerakan berbuka, karena mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

dalil menyegerakan berbuka adalah sunnah nabi

"Umatku akan senantiasa berada di atas sunahku, selama mereka tidak menunggu terbitnya bintang ketika berbuka."
 (HR Ibnu Hibban)


Menyegerakan berbuka ialah cara kaum muslimin membedakan dengan cara puasanya yahudi dan nasrani, dari Abu Hurairah RA Nabi Muhammad SAW bersabda :

dalil membedakan puasa kaum muslimin dan yahudi dan nasrani


" Agama islam akan senantiasa menang, selama umatnya menyegerakan berbuka. karena yahudi dan nasrani mengakhiri berbuka." (HR.Abu Daud & Ibnu Khuzaimah)

Semua realita ini terbukti hingga Al hafidz Ibnu Hajar mengatakan 

" Dulu umat islam selalu menyegerakan berbuka, hingga mereka sekarang menunda berbuka. Azan tidak dikumandangkan samapai matahari betul-betul jauh terbenam. Mereka menyangka agar semakin yakin. Mereka mengakhirkan berbuka dan menyegerakan sahur, meninggalkan sunah. Karena itu, kebaikan mereka sedikit, dan banyak keburukan di tengah mereka. Allahul musta'an." (Fathul Bari, 3/284)

Kita bisa saksikan orang syi'ah dan segala penyimpangan yang dilakukanya, ternyata mereka memiliki tradisi menunda berbuka,

Kapankah berbuka dimulai ?

Kaum muslimin sudah diperkenankan berbuka ketika bulatan matahari telah tengelam, sekalipun warna merah di ufuk masih sangat terang, karena warna merah ini tidak dapat diperhitungkan. Abdullah bin Abi Aufa menceritakan,

" Kami Pernah Melakukan safar bersama Rasulullah SAW pada saat berpuasa ketika matahari telah tenggelam beliau memanggil sahabanya, " Wahai Fulan, mari kita hidangkan makanan kita." 'Ya Rasulullah, ini masih terlalu siang.' Jawab sahabat karena melihat langit yang masih cerah. 

Namun Rasulullah SAW tetap memerintahkanya untuk turun dan menghidangkan makanan. Kemudian beliau bersabda:

dalil waktu berbuka puasa


"Apabila kalian melihat malam telah datang dari arah barat, berarti orang yang berpuasa mulai berbuka."
 (Muttafaq'alaih)

2. Bedo'a Ketika Memulai Berbuka

Karena menjelang berbuka adalah do'a yang mustajab. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda :

dalil do'a yang mustajab atau tidak tertolak

"Ada tiga do'a tertolak: (1) doa pemimpin yang adail, (2) doa orang berbuka sampai ia berbuka,(3) doa orang terzholimi." 
(HR. Tirmizi & Ibnu Majah)

dalam riwayat lain disebutkan


dalil do'a waktu yang mustajab atau tidak tertolak

"Doa orang yang berpuasa ketika berbuka tidak tertolak." 
(HR.IbnuMajah)

Anda bisa membaca do'a apapun yang sesuai anda inginkan di pengunjung puasa anda Semoga Allah memperkenankan do'a kita.

3. Jangan Lupa Membaca Bismillah Ketika Mulai Berbuka.

Aturan makan berlaku Saat kita berbuka, diantaranya membaca basmalah sebelum makan.
Dari Aisyah RA, dari Rasullullah SAW bersabda:


dalil perintah membaca basmalah sebelum makan


"Apabila salah seorang diantara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta'ala, (yaitu membaca 'Bismillah'). Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta'ala di awal, hendaklah ia mengucapkan:
"Bismillaahi awwalahu waaakhirohu (Dengan nama Allah pada awal dan akhirya)"."

(HR.Abu Daud & Turmudzi)

4.Hidangan Sunnah ketika berbuka.

Dianjurkan mengawali berbuka dengan biji kurma basah, jika tidak ada, berbuka dengan biji kurma kering, dan jika tidak ada, berbuka dengan minum air.

dalil menu buka puasa

"Rasulullah SAW terbiasa berbuka dengan beberapa biji kurma basah sebelum shalat magrib. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan beberapa biji kurma kering. Jika tidak ada, beliau minum beberapa tegak air."
(HR.Ahmad & Abu Daud)

5. Membaca Do'a Seusai Berbuka.

Sebagian ulama mengatakan, do'a yang shakhih dari Nabi Muhammad SAW seusai berbuka adalah:

do'a shahih berbuka puasa

"Dzahabadhzhoma'u wabtallatil 'uruqu watsabatalajru in sya Allah"
(Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah dan pahala telah ditetapkan in sya Allah.)

do'a ini berdasarkan hadits dari ibnu Umar RA bahwa beliau menceritakan:


do'a shahih berbuka puasa

"Rasulullah SAW ketika telah berbuka mengucapkan: 'Dzahabadhzhoma'u wabtallatil 'uruqu watsabatalajru in sya Allah' 
(HR.AbuDaud)

ada pun do'a berbuka puasa " Allohumma lakashumtu wabikaa amantu wa'alarizkika aftortu"
ini berasal dari hadis dhoif (lemah), sehingga tidak kita jadikan sebagai dalil.
Mula 'Ali Al Qori mengatakan, "Tambahan" wabikaaamantu" adalah tambahan yang tidak diketahui sanadnya.

6. Memberi Hidangan Untuk Orang Berpuasa.

Nabi Muhammad SAW  menjanjikan Pahala besar bagi orang yang memberi hidangan.


dalil pahala besar memberi makan orang yang berpuasa

"Siapa memberi makan orang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga."
(HR.Ahmad&Tirmizi)

7. Jika Anda Diberi Hidangan Berbuka Oleh Orang Lain!

Jangan lupa untuk berterimakasih kepadanya. Diantara do'a yang anda bisa ucapkan adalah do'a yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dari riwaya tberikut:

Dari Abdullah bin Busr, bahwa Nabi Shalallahu 'alaihiwasallam pernah diberi makan dan minum oleh Busr Al-Mazani. Kemudian Beliau mendoakan,


do'a ketika kita diberi makanan atau minuman

"Ya Allah, berkahilah rizki yang Engkau berikan kepadanya, ampuni dan rahmatilah dia." (HR. Ahmad & Abu Daud)

dalam riwayat lain ketika Nabi Nabi Shalallahu 'alaihiwasallam diberi minum beliau menghadapkan wajahnya kelangit dan mengucapkan:


do'a ketika kita diberi makanan atau minuman

"Allahumma ath'im man ath'amanii waasqi man asqoonii"
Ya Allah, beri ganti dia makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minum kepadaku." 
(HR.Muslim)

Dan ketika Nabi Shalallahu 'alaihiwasallam berbuka di rumah Sa'ad bin ubadah :



"Orang-orang yang berpuasa, berbuka di tempat kalian, orang-orang yang baik menyantap makanan kalian dan malaikat pun mendo'akan agar kalian mendapat rahmat." 
(HR. ahmad & Abu Daud)


semua do'a itu bisa anda ucapkan secara bergantian. Semoga kita tidak lalai dalam mengamalkanya.

apabila ada kesalahan dalam penulisan mohon dikomentari,

Terimakasih